Firman Hidayat, Pian, Pian Firman Hidayat (2026) MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM MEWUJUDKAN BUDAYA SEKOLAH BERBASIS KEARIFAN LOKAL PANCA WALUYA (Studi Kasus di SDN 1 Bojong Timur dan SDN 2 Bojong Timur Purwakarta). S2 thesis, Universitas Islam Nusantara.
|
Text (COVER)
File 1 (Cover, abstrak., s.d. Daftar Lampiran_41038103244062).docx - Published Version Download (378kB) |
|
|
Text (BAB I)
File 2 (BAB 1_41038103244062).docx - Published Version Download (78kB) |
|
|
Text (BAB II)
File 3 (BAB 2_41038103244062).docx - Published Version Download (180kB) |
|
|
Text (BAB III)
File 4 (BAB 3_41038103244062).docx - Published Version Download (58kB) |
|
|
Text (BAB IV)
File 5 (BAB 4_41038103244062).docx - Published Version Restricted to Registered users only Download (85kB) |
|
|
Text (BAB V)
File 6 (BAB 5_41038103244062).docx - Published Version Restricted to Registered users only Download (40kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
File 7 (Daftar Pustaka_41038103244062).docx - Published Version Download (68kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh mandat pendidikan nasional dan daerah dalam penguatan Pendidikan Karakter berbasis kearifan lokal sebagai budaya sekolah, khususnya penerapan nilai Panca Waluya di Jawa Barat yang berakar pada kearifan luhur masyarakat Sunda. Namun, praktik di lapangan menunjukkan adanya kesenjangan, di mana sebagian kepala sekolah dan guru belum memahami secara mendalam landasan filosofis Panca Waluya sehingga implementasinya cenderung bersifat administratif, parsial, dan belum terintegrasi dalam budaya sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kepala sekolah dalam mewujudkan budaya sekolah berbasis kearifan lokal Panca Waluya melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan di SDN 1 Bojong Timur dan SDN 2 Bojong Timur, Kabupaten Purwakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dilakukan secara sistematis dengan mengintegrasikan nilai Panca Waluya ke dalam Kurikulum Satuan Pendidikan. Pengorganisasian diwujudkan melalui pembentukan Tim Pengembang Kurikulum dan Komunitas Belajar yang didukung oleh Standar Operasional Prosedur. Pelaksanaan dilakukan dengan menginternalisasi nilai Panca Waluya dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan pembiasaan harian, dengan kepala sekolah sebagai teladan. Pengawasan dilaksanakan melalui supervisi akademik berkala dan pemantauan berkelanjutan. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa manajemen kepala sekolah di kedua sekolah telah menerapkan siklus manajemen POAC secara efektif dalam membangun budaya sekolah berbasis kearifan lokal. Kata Kunci: Manajemen Kepala Sekolah, Budaya Sekolah, Panca Waluya, Kearifan Lokal.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > Administrasi Pendidikan (S2) |
| Depositing User: | Muhammad Mirwan M |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 04:45 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 04:45 |
| URI: | http://repository.uninus.ac.id/id/eprint/1127 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
