Marlina, Ine, Ine Marlina (2026) PERAN GURU DALAM MENANAMKAN PERILAKU SOPAN SANTUN ANAK USIA DINI (Studi Deskriptif Kualitatif pada anak usia 5-6 tahun di RA Miftahul Abror Kp. Kebontunggul RT 03 RW 04 Ds. Campakamulya Kec. Cimaung Kab. Bandung). S1 thesis, Universitas Islam Nusantara.
|
Text (Cover)
Cover - Ine Marlina.pdf - Published Version Download (522kB) |
|
|
Text (Bab 1)
Bab 1 - Ine Marlina.pdf - Published Version Download (138kB) |
|
|
Text (Bab 2)
Bab 2 - Ine Marlina.pdf - Published Version Download (232kB) |
|
|
Text (Bab 3)
Bab 3 - Ine Marlina.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (265kB) |
|
|
Text (Bab 4)
Bab 4 - Ine Marlina.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (358kB) |
|
|
Text (Bab 5)
Bab 5 - Ine Marlina.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (131kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka - Ine Marlina.pdf Download (30kB) |
Abstract
Peran Guru dalam Menanamkan Perilaku Sopan Santun Anak Usia Dini Di era modern ini, semakin banyak anak usia dini yang mengalami penurunan dalam perilaku sopan santun, seperti berbicara kasar, tidak menghormati orang yang lebih tua, serta tidak membiasakan diri mengucapkan kata maaf dan permisi. Fenomena ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kurangnya keteladanan dari lingkungan sekitar, pengaruh gadget, dan rendahnya keterlibatan orang tua dalam pembentukan karakter anak. Kondisi ini menjadi tantangan serius dalam dunia pendidikan, khususnya bagi guru yang memiliki peran strategis dalam membentuk sikap sosial anak sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam menanamkan perilaku sopan santun pada anak usia 5–6 tahun di RA Miftahul Abror kelompok B. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilaksanakan selama lima hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum anak telah menunjukkan perkembangan positif dalam empat aspek perilaku sopan santun, yaitu menghormati orang yang lebih tua, tidak berkata kasar atau kotor, mengucapkan kata maaf, dan mengucapkan kata permisi pada situasi yang tepat. Guru berperan sebagai teladan, fasilitator, dan motivator, dengan strategi seperti pembiasaan, keteladanan, penguatan positif, dan pembelajaran yang menyenangkan. Keberhasilan internalisasi nilai-nilai sopan santun didukung oleh kolaborasi antara guru, orang tua, dan lingkungan sekolah. Namun, tantangan seperti pengaruh media dan minimnya pengawasan orang tua masih menjadi hambatan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang holistik dan mendukung perkembangan karakter anak secara optimal. Kata Kunci: peran guru, anak usia dini, perilaku sopan santun.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (S1) |
| Depositing User: | Widi paud |
| Date Deposited: | 22 May 2026 04:55 |
| Last Modified: | 22 May 2026 04:55 |
| URI: | http://repository.uninus.ac.id/id/eprint/875 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
