Search for collections on Repository Universitas Islam Nusantara

MANAJEMEN PENDIDIKAN SUFISTIK THORIQOH QODIRIYAH WA NAQSABANDIYAH DALAM MEMBINA AKHLAK SANTRI (Studi Kasus di Pondok Pesantren El-Baz Cimanggu Cilacap & Pondok Pesantren As Syamiyah Kebumen)

MUGIARTO, MUGIARTO (2026) MANAJEMEN PENDIDIKAN SUFISTIK THORIQOH QODIRIYAH WA NAQSABANDIYAH DALAM MEMBINA AKHLAK SANTRI (Studi Kasus di Pondok Pesantren El-Baz Cimanggu Cilacap & Pondok Pesantren As Syamiyah Kebumen). S3 thesis, UNIVERSITAS ISLAM NUSANTARA.

[img] Text (COVER ABSTRAK)
COVER_ABSTRAK_disertasi Mugiarto_41038104211084.pdf - Published Version

Download (926kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I_disertasi Mugiarto_41038104211084.pdf - Published Version

Download (759kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II_disertasi Mugiarto_41038104211084 (2).pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB III)
BAB III_disertasi Mugiarto_41038104211084pdf - Published Version

Download (540kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV_disertasi Mugiarto.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text (BAB V)
BAB V_disertasi Mugiarto_41038104211084.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (564kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA_disertasi Mugiarto_41038104211084.pdf - Published Version

Download (3MB)

Abstract

Dekadensi moral pada era Society 5.0 menuntut adanya transformasi pendidikan karakter yang holistik, khususnya bagi masyarakat kelas pekerja (proletar-agraris) yang rentan terhadap krisis eksistensial dan materialisme. Thoriqoh Qodiriyah wa Naqsyabandiyah (TQN) hadir sebagai instrumen penyucian jiwa (tazkiyatun nafs), namun pelaksanaannya bagi kaum pekerja yang tidak bermukim di asrama (santri kalong) memerlukan tata kelola manajerial yang terukur dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji, menganalisis, dan merumuskan model manajemen pendidikan sufistik dalam membina akhlak santri di Pondok Pesantren El-Baz Cimanggu Cilacap dan Pondok Pesantren As Syamiyah Kebumen, guna mentransformasi masyarakat pekerja bermental abangan menjadi santri yang kaffah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi multi-kasus (multi-lokus). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Sebagai pisau analisis utama, penelitian ini merujuk pada teori fungsi manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) dari George R. Terry, yang dipadukan secara epistemologis dengan teori akhlak Imam Al-Ghazali dan filsafat Enam Sistem Nilai Achmad Sanusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Planning dikonstruksi secara rasional melalui strategi adaptasi lingkungan masyarakat dan ruang ubudiyah untuk merespons jam kerja biologis santri kelas bawah; (2) Organizing dieksekusi melalui pembelahan otoritas (Bifurcation of Authority) yang memisahkan wewenang spiritual Mursyid dari wewenang logistik, serta pembentukan matriks sosiokultural seperti Dapur Umum Bergilir untuk meruntuhkan feodalisme; (3) Actuating diterapkan melalui pendekatan Dialectical Psycho-Spiritual berupa restrukturisasi kognitif (bedah kitab Al-Hikam) dan katarsis emosional komunal melalui Dzikir Jahr dan Khafi; (4) Controlling diimplementasikan melalui sistem pengawasan paripurna (Omnipresent Quality Assurance) yang mengandalkan Panoptikon Spiritual (Muraqabah), Cyber Sufism (Grup WA), dan pengawasan ekosistem sosial secara horizontal (Peer-to-Peer Ethical Control). Hambatan operasional berupa euforia ritualistik (pragmatisme niat), krisis daya dukung infrastruktur, dan toksisitas digital berhasil diatasi secara tangkas oleh Mursyid. Dampak pembinaan ini terbukti mentransformasi batin dan melahirkan kesalehan sosial santri secara nyata di ruang publik (integritas anti korupsi, tawadhu, dan qana‟ah). Penelitian ini menghasilkan kebaruan (novelty) berupa Model PENDEKAR SERULINGMAS (Pendidikan Dengan Karakter Adaptif dan Ruhaniyah melalui Spasio-tEmporal Ruang Ubudiyah dan Lingkungan Masyarakat). Model hipotetik ini membuktikan bahwa rasionalitas manajemen modern dan ortodoksi tarekat dapat berkohesi secara mutlak untuk mencetak Insan Kamil di era modern, tanpa harus mencerabut produktivitas ekonomi santri. Kata Kunci: Manajemen Pendidikan Sufistik, Akhlak Santri, Thoriqoh, George R. Terry, Model PENDEKAR SERULINGMAS. iv

Item Type: Thesis (S3)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Pascasarjana > Ilmu Pendidikan (S3)
Depositing User: Riki Ramdan S3
Date Deposited: 21 Oct 2026 06:44
Last Modified: 21 Oct 2026 06:44
URI: http://repository.uninus.ac.id/id/eprint/1624

Actions (login required)

View Item View Item