Riska Irnawati, Riska Irnawati (2025) GAYA KEPEMIMPINAN MULTIKULTURAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN IKLIM KEBHINEKAAN SEKOLAH (Studi Kasus pada SMP Al-Hanif Cianjur dan SMP IT Yaspida Sukabumi). S3 thesis, UNIVERSITAS ISLAM NUSANTARA.
|
Text
BAB I_Riska Irnawati.pdf Download (329kB) |
|
|
Text
BAB II_Riska Irnawati.pdf Download (670kB) |
|
|
Text
BAB III_Riska Irnawati.pdf Download (394kB) |
|
|
Text
BAB IV_Riska Irnawati.pdf Restricted to Registered users only Download (580kB) |
|
|
Text
BAB V_Riska Irnawati.pdf Restricted to Registered users only Download (325kB) |
|
|
Text
Cover_Abstrak_RISKA IRMAWATI.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
DAFTAR_PUSTAKA_Riska Irnawati.pdf Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini di latarbelakangi oleh kondisi realitas di lapangan yang menunjukkan masih terdapat tantangan serius dalam mewujudkan iklim kebhinekaan di sekolah. Diantaranya berdasarkan data base Kemendikbudristek (2024) secara nasional data iklim kebhinekaan hanya 32% yang sudah membudaya, 9% sudah tinggi dan sisanya sebanyak 59% sekolah masih dalam tahap berkembang dan membutuhkan perhatian. Hal ini berkaitan dengan kurangnya internalisasi nilai iklim kebhinekaan di sekolah khususnya nilai toleransi agama dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam tentang gaya kepemimpinan multikultural kepala sekolah dalam meningkatkan iklim kebhinekaan sekolah di SMP IT Al Hanif Cianjur dan SMP IT Yaspida Sukabumi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dokumentasi dan triangulasi. Teori yang mendasari penelitian ini adalah teori kepemimpinan Path Goal (House, 1995) sebagai grand theory, pendidikan multikultural Banks (2001) dan konsep kepribadian multikultural menurut Van der Zee (2000). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan multikultural kepala sekolah berperan penting dalam membangun iklim kebhinekaan siswa di sekolah. Hal ini tercermin melalui: Empati budaya mampu mengubah pemahaman emosional terhadap latar belakang warga sekolah menjadi kebijakan yang bijaksana. Inisiatif sosial/partisipasi aktif melalui mekanisme komunikasi terbuka dan musyawarah, kepala sekolah tidak hanya menggerakkan orang lain, tetapi membangun rasa memiliki yang mendalam. Pemberdayaan budaya sekolah yang diwujudkan melalui pemberian kesempatan yang setara bagi setiap individu untuk berkembang. Keteladanan kepala sekolah dalam toleransi secara konsisten adalah metode paling efektif dalam menanamkan nilai-nilai toleransi ke dalam karakter budaya sekolah. Budaya dialog dan refleksi dengan mengadakan komunitas belajar yang berkelanjutan, perbedaan pandangan tidak dianggap sebagai hambatan, melainkan sarana inovasi untuk meningkatkan kesadaran multikultural. Kolaborasi melibatkan orang tua dan masyarakat membangun ekosistem yang berlandaskan rasa saling percaya, gotong royong, dan tanggung jawab bersama. Serta integrasi nilai kebangsaan sebagai keberhasilan menumbuhkan iklim kebhinekaan terletak pada kemampuan kepala sekolah mengintegrasikan nilai toleransi dan kesetaraan ke dalam kurikulum dan aktivitas sosial, sehingga sekolah menjadi miniatur bangsa yang kuat dan harmonis. Kata kunci: gaya kepemimpinan multikultural, kepala sekolah, iklim kebhinekaan, pendidikan inklusif.
| Item Type: | Thesis (S3) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > Ilmu Pendidikan (S3) |
| Depositing User: | Riki Ramdan S3 |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 02:02 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 02:02 |
| URI: | http://repository.uninus.ac.id/id/eprint/1402 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
