SUPRIATNA, ACEP, ACEP SUPRIATNA, (2026) MANAJEMEN PEMBELAJARAN KOOPERATIF DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENJASKES (Studi Analisis di SDN 1 Depok dan SDN 1 Mekarsari Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta). S2 thesis, Universitas Islam Nusantara.
|
Text (COVER)
File 1 (Cover, abstrak., s.d. Daftar Lampiran_41038103244107).docx - Published Version Download (191kB) |
|
|
Text (BAB I)
File 2 (BAB 1_41038103244107).docx - Updated Version Download (113kB) |
|
|
Text (BAB II)
File 3 (BAB 2_41038103244107).docx - Published Version Download (57kB) |
|
|
Text (BAB III)
File 4 (BAB 3_41038103244107).docx - Published Version Download (55kB) |
|
|
Text (BAB VI)
File 5 (BAB 4_41038103244107).docx - Published Version Restricted to Registered users only Download (261kB) |
|
|
Text (BAB V)
FIle 6 (BAB 5_41038103244107).docx - Published Version Restricted to Registered users only Download (41kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
File 7 (Daftar Pustaka_41038103244107).docx - Published Version Download (36kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pembelajaran kooperatif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (Penjaskes) di SDN 1 Depok dan SDN 1 Mekarsari Kecamatan Darangdan Kabupaten Purwakarta. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan kebijakan pendidikan yang menekankan pembelajaran interaktif dan partisipatif, sementara pelaksanaan pembelajaran Penjaskes di sekolah dasar masih cenderung bersifat instruksional dan belum dikelola secara optimal melalui pendekatan kooperatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran kooperatif telah disusun berdasarkan kurikulum dan standar proses, namun belum sepenuhnya merinci skenario interaksi siswa. Pengorganisasian dilakukan melalui pembentukan kelompok belajar kooperatif dan pembagian peran siswa. Pelaksanaan pembelajaran kooperatif mampu meningkatkan keaktifan, kerja sama, dan prestasi belajar siswa pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Pengawasan pembelajaran dilakukan melalui penilaian proses dan hasil belajar, meskipun masih perlu penguatan pada aspek penilaian sikap dan kerja sama. Hambatan utama meliputi keterbatasan sarana dan waktu, sedangkan solusi dilakukan melalui kolaborasi guru dan dukungan kepala sekolah. Kata kunci: manajemen pembelajaran, pembelajaran kooperatif, prestasi belajar, Penjaskes.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > Administrasi Pendidikan (S2) |
| Depositing User: | Muhammad Mirwan M |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 04:58 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 04:58 |
| URI: | http://repository.uninus.ac.id/id/eprint/1208 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
