Search for collections on Repository Universitas Islam Nusantara

MANAJEMEN PENDEKATAN DEEP LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI SISWA DI SEKOLAH DASAR (Studi Kasus pada SDN Sirnagalih dan SDN Nagrog Kabupaten. Bandung)

PURNAMASARI, AAS, AAS PURNAMASARI (2026) MANAJEMEN PENDEKATAN DEEP LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI SISWA DI SEKOLAH DASAR (Studi Kasus pada SDN Sirnagalih dan SDN Nagrog Kabupaten. Bandung). S2 thesis, Universitas Islam Nusantara.

[img] Text (COVER)
Cover, Abstrak,. s.d Daftar Lampiran.pdf - Published Version

Download (375kB)
[img] Text (BAB I)
(BAB 1_41038103241066).pdf - Published Version

Download (547kB)
[img] Text (BAB II)
(BAB II_41038103241066).pdf - Published Version

Download (512kB)
[img] Text (BAB III)
(BAB III_41038103241066).pdf - Published Version

Download (445kB)
[img] Text (BAB IV)
(BAB IV_41038103241066).pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB V)
(BAB V_41038103241066).pdf - Published Version

Download (212kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
(DAFTAR PUSTAKA_41038103241066).pdf - Published Version

Download (210kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan transformasi pembelajaran abad ke-21 yang menekankan pengembangan pemahaman mendalam, berpikir kritis, kreativi- tas, komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Namun, praktik pembelaja- ran di sekolah dasar masih didominasi penyampaian materi dan tuntutan admin- istratif sehingga pengembangan kompetensi siswa, khususnya keterampilan 4C (Critical Thinking, Creativity, Communication, Collaboration) belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen pembelajaran berbasis Deep Learning melalui kerangka fungsi manajemen mutu Edward Deming Plan, Do, Check, Act (PDCA) di SDN Sirnagalih dan SDN Nagrog Kabupaten Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen- tasi. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan siklus PDCA. Hasil penelitian menunjuk- kan bahwa tahap 1) Perencanaan (Plan) dilakukan berdasarkan nilai logis dengan menganalisis kebutuhan siswa, penetapan capaian pembelajaran, penyusunan materi, serta pemilihan metode dan media yang mendukung deep learning, 2) Pelaksanaan (Do) dilaksanakan dengan menerapkan pembelajaran mindful, meaningful, dan joyful learning sebagai wujud implementasi nilai etis dalam proses pembelajaran, 3) evaluasi (Check) dilakukan menggunakan asesmen autentik untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran, serta 4) tindak lanjut (Act) di- wujudkan melalui remedial, pengayaan, dan pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan mencerminkan nilai teleologis. Penelitian juga menemukan 5) kendala berupa keterbatasan pemahaman guru mengenai konsep Deep Learning, kurangnya fasilitas pendukung dan konsistensi refleksi. 6) Solusi yang dilakukan sekolah meliputi penguatan kompetensi guru, optimalisasi sumber daya yang terse- dia dan penguatan kosistensi refleksi berkelanjutan. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen Deep Learning berbasis siklus PDCA mampu membangun ekosistem pembelajaran yang holistik, sistematis, dan berkelanjutan berbasis enam sistem nilai dalam meningkatkan kompetensi siswa di sekolah dasar. Kata Kunci: Manajemen Pendidikan, Deep Learning, Kompetensi Siswa.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Pascasarjana > Administrasi Pendidikan (S2)
Depositing User: Muhammad Mirwan M
Date Deposited: 01 Aug 2026 02:18
Last Modified: 01 Aug 2026 02:18
URI: http://repository.uninus.ac.id/id/eprint/1068

Actions (login required)

View Item View Item