Rumsiati,Esih, Esih Rumsiati (2026) MANAJEMEN PROGRAM ADIWIYATA DALAM MEWUJUDKAN BUDAYA SEKOLAH PEDULI LINGKUNGAN (Studi Kasus di SDN 099 Babakan Tarogong dan SDN 200 Leuwi Panjang Kota Bandung). S2 thesis, Universitas Islam Nusantara.
|
Text (COVER)
FILE 1-COVER-DAFTAR ISI-41038103241197.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
FILE 2 (BAB I)-41038103241197pdf.pdf - Published Version Download (225kB) |
|
|
Text (BAB II)
FILE 3-(BAB II)-41038103241197.pdf - Published Version Download (201kB) |
|
|
Text (BAB III)
FILE 4-(BAB III)-41038103241197.pdf - Published Version Download (531kB) |
|
|
Text (BAB IV)
FILE 5-(BAB IV)-41038103241197.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (464kB) |
|
|
Text (BAB V)
FILE 6-(BAB V)-41038103241197.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (25kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTKA_merged.pdf - Published Version Download (87kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya Manajemen Program Adiwiyata dalam mewujudkan budaya sekolah peduli lingkungan secara berkelanjutan. Sekolah tidak hanya dituntut memenuhi aspek administratif dalam Program Adiwiyata, tetapi juga mampu membangun perilaku dan karakter peduli lingkungan pada seluruh warga sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen Program Adiwiyata melalui siklus POAC (Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling) dalam mewujudkan budaya sekolah peduli lingkungan di SDN 099 Babakan Tarogong dan SDN 200 Leuwi Panjang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, tim Adiwiyata, peserta didik, serta komite sekolah. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tahap perencanaan (planning) dilakukan melalui Identifikasi Potensi dan Masalah Lingkungan Hidup (IPMLH) yang diintegrasikan ke dalam RKJM, RKT, RKAS, KSP, dan modul ajar secara partisipatif sesuai kondisi sekolah; (2) tahap pengorganisasian (organizing) dilakukan melalui pembentukan Tim Adiwiyata, pembagian tugas yang jelas, pelibatan kader siswa, serta kerja sama dengan pihak eksternal; (3) tahap pelaksanaan (actuating) diwujudkan melalui pembiasaan perilaku ramah lingkungan, integrasi pendidikan lingkungan dalam pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler, serta pemanfaatan sarana prasarana ramah lingkungan; dan (4) tahap pengawasan (controlling) dilakukan melalui monitoring lapangan, evaluasi berkala, verifikasi bukti fisik melalui Sistem Informasi Adiwiyata (SIDIA), serta pemberian apresiasi kepada guru dan siswa. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa manajemen Program Adiwiyata melalui siklus POAC yang dilaksanakan secara sistematis, kolaboratif, dan berkelanjutan mampu mewujudkan budaya sekolah peduli lingkungan secara nyata. Budaya tersebut tercermin dalam perilaku disiplin menjaga kebersihan, memilah sampah, menghemat energi dan air, merawat tanaman, serta tumbuhnya tanggung jawab kolektif terhadap kelestarian lingkungan sekolah. Kata Kunci: Manajemen Program Adiwiyata, Budaya Sekolah, Peduli Lingkungan
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > Administrasi Pendidikan (S2) |
| Depositing User: | Muhammad Mirwan M |
| Date Deposited: | 01 Aug 2026 02:17 |
| Last Modified: | 01 Aug 2026 02:17 |
| URI: | http://repository.uninus.ac.id/id/eprint/1046 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
