JUNAEDI ASEP, ASEP JUNAEDI (2026) MANAJEMEN PROGRAM KOMUNITAS BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU SEKOLAH DASAR (SD) DI KABUPATEN CIANJUR (Studi Kasus di SD Negeri Cintanagara dan SD Negeri Gunungkembang). S2 thesis, Universitas Islam Nusantara.
|
Text (Cover)
Cover s.d Daftar Lampiran_41038103244124.pdf - Published Version Download (334kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I_41038103244124.pdf - Published Version Download (351kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II_41038103244124.pdf - Published Version Download (396kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III_41038103244124.pdf - Published Version Download (352kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV_41038103244124.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (389kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V_41038103244124.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (213kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka_41038103244124.pdf - Published Version Download (181kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya upaya peningkatan kompetensi guru melalui komunitas belajar. Meskipun komunitas belajar telah menjadi wadah potensial untuk pengembangan guru, namun pengelolaannya masih kurang terstruktur karena adanya keterbatasan waktu, dukungan kebijakan, serta akses teknologi seringkali menghambat efektivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengatasi permasalahan tersebut demi meningkatkan kompetensi profesional guru di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Karakteristik penelitian kualitatif adalah adanya penekanan penelitian data dan analisis data yang bersifat naratif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan studi dokumen. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah dan guru-guru di SD negeri Cintanagara dan SD negeri Gunungkembang. Teknik-teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, pengolahan data, analisis data, dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program komunitas belajar untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dilakukan melalui empat tahapan yakni: 1, tahap perencanaan, yang diawali dengan identifikasi kebutuhan untuk merumuskan tujuan serta penyusunan rencana kegiatan. 2, tahap pengorganisasian, dilaksanakan dengan pembagian peran dan tugas antar guru dan pemanfaatan sumber daya. 3, tahap pelaksanaan, pelaksaan program-program dalam komunitas belajar seperti penyusunan perangkat pembelajaran dan perancangan Alur Tujuan Pembelajaran. 4, tahap evaluasi, memantau kemajuan dan keefektipan program komunitas belajar. Manajemen program komunitas belajar terbukti memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kompetensi profesional guru di SD Negeri Cintanagara dan SD Negeri Gunungkembang. Apabila manajemen komunitas dilaksanakan secara optimal, maka akan berdampak nyata pada peningkatan kompetensi profesional guru. Kata Kunci: Manajemen, Komunitas belajar, Kompetensi, Guru
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > Administrasi Pendidikan (S2) |
| Depositing User: | Andri Andri Marta Sudirja Andri |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 07:52 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 07:52 |
| URI: | http://repository.uninus.ac.id/id/eprint/613 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
