MANAJEMEN PELATIHAN PENYUSUNAN BAHAN TAYANG BERBASIS KECERDASAN ARTIFISIAL DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU (Studi Kasus di SDN Langkob dan SDN Gudang 1 Kabupaten Cianjur)
ISKANDAR,DADANG, DADANG ISKANDAR (2026) MANAJEMEN PELATIHAN PENYUSUNAN BAHAN TAYANG BERBASIS KECERDASAN ARTIFISIAL DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU (Studi Kasus di SDN Langkob dan SDN Gudang 1 Kabupaten Cianjur). S2 thesis, universitas islam nusantara.
|
Text
File 1. Cover, Abstrak, s.d. Daftar Lampiran_41038103251035 (1).pdf Download (6MB) |
|
|
Text
File 2 Bab 1_41038103251035.pdf Download (353kB) |
|
|
Text
File 3 Bab 2_41038103251035.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
File 5 Bab 4_41038103251035.pdf Restricted to Repository staff only Download (790kB) |
|
|
Text
File 6 Bab 5_41038103251035.pdf Restricted to Repository staff only Download (183kB) |
|
|
Text
File 7 Daftar Pustaka_41038103251035.pdf Download (290kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kompetensi pedagogik guru melalui pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam penyusunan bahan tayang pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen pelatihan penyusunan bahan tayang berbasis kecerdasan artifisial dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi, kendala, serta solusi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi dengan kepala sekolah dan guru sebagai sumber data. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dilakukan melalui analisis kebutuhan, perumusan tujuan, penyusunan program, serta penyediaan sarana dan prasarana. Pengorganisasian dilakukan melalui pembentukan panitia, pembagian tugas, koordinasi, dan penetapan narasumber sesuai kompetensi. Pelaksanaan dilakukan sesuai program melalui penyampaian materi, praktik, pendampingan, dan implementasi hasil pelatihan dalam pembelajaran. Pengawasan dan evaluasi dilakukan melalui monitoring pelaksanaan, evaluasi hasil, dan evaluasi dampak pelatihan terhadap praktik pembelajaran. Kendala meliputi perbedaan kompetensi guru, keterbatasan sarana dan prasarana, serta keterbatasan waktu. Solusi dilakukan melalui pengembangan kompetensi berkelanjutan, pendampingan, komunitas belajar, berbagi praktik baik, optimalisasi sarana, pengaturan waktu, dan dukungan kebijakan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam menyusun bahan tayang yang inovatif, sistematis, menarik, dan sesuai tujuan pembelajaran serta karakteristik siswa. Kata kunci: manajemen pelatihan, bahan tayang, kecerdasan artifisial, kompetensi pedagogik guru.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > Administrasi Pendidikan (S2) |
| Depositing User: | Muhammad Mirwan M |
| Date Deposited: | 30 Oct 2026 04:03 |
| Last Modified: | 30 Oct 2026 04:03 |
| URI: | http://repository.uninus.ac.id/id/eprint/1663 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
