ALJIHAD ,FUAD, FUAD ALJIHAD (2026) MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER NASIONALIS DALAM PENGUATAN JIWA PATRIOTIK MURID (Studi Kasus Pada SMAN 1 Cilacap dan SMAN 1 Jeruklegi). S3 thesis, UNIVERSITAS ISLAM NUSANTARA.
|
Text (COVER, ABSTRAK)
Cover_Daftar_Isi_Abstrak_ FUAD_V=41038104211094.pdf - Published Version Download (614kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I_ FUAD.41038104211094 pdf - Published Version Download (581kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II_FUAD. 41038104211094pdf - Published Version Download (889kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III_ FUAD41038104211094.pdf - Published Version Download (368kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV_FUAD41038104211094.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V_ FUAD_41038104211094.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (433kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar_Pustaka_FUAD.pdf - Published Version Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh manajemen pendidikan karakter nasionalis yang berakar dari perlunya merawat cinta tanah air, memperkuat penguatan pendidikan karakter di tengah globalisasi dan mencegah lunturnya nilai-nilai nasionalisme generasi muda. Meskipun berbagai program melalui pembelajaran, pembiasaan, keteladanan, budaya sekolah, dan kegiatan kesiswaan telah dilaksanakan, internalisasi nilai nasionalisme belum sepenuhnya berkembang dari pengetahuan menuju penghayatan dan tindakan nyata. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen pendidikan karakter nasionalis dalam penguatan jiwa patriotik, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan/ evaluasi, faktor pendukung dan penghambat, serta merumuskan model hipotetik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada SMAN 1 Cilacap dan SMAN 1 Jeruklegi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi dengan kepala sekolah, guru, murid, komite sekolah, dan pihak terkait. Analisis data dilakukan secara interaktif dan dilanjutkan dengan analisis lintas lokasi (lokus). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter nasionalis telah dilaksanakan melalui fungsi manajemen G.R. Terry, Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling, tetapi integrasi antarkomponen masih perlu diperkuat. Penguatan jiwa patriotik tidak cukup melalui pengetahuan dan kegiatan simbolik, tetapi membutuhkan keterpaduan pembelajaran, pembiasaan, keteladanan, budaya sekolah, tata tertib, kegiatan kesiswaan, serta supervisi dan evaluasi. Proses tersebut mengarahkan murid dari moral knowing menuju moral feeling dan moral action (T. Lickona). Jiwa patriotik diwujudkan melalui cinta tanah air, disiplin, tanggung jawab, kepedulian sosial, penghargaan terhadap keberagaman, persatuan, prestasi, dan kontribusi positif. Novelty penelitian berupa Model Hipotetik Manajemen Pendidikan Karakter Nasionalis dalam Penguatan Jiwa Patriotik Murid yang mengintegrasikan manajemen G.R. Terry, enam sistem nilai A. Sanusi, internalisasi karakter Thomas Lickona, dan kesadaran kolektif (imagined community) Benedict Anderson. Model menggeser orientasi dari keterlaksanaan program menuju pengelolaan outcome karakter, dengan alur ekosistem, POAC, nilai, internalisasi, pengalaman kolektif, karakter nasionalis, dan jiwa patriotik, yakni generasi yang gerak, aktif, religius dan rajin, unggul, disiplin, akuntabel dan amanah, serta berjiwa patriotik dan menghargai bhinneka tunggal ika sebagai generasi muda yang cinta tanah air, kerelaan berkorban, komitmen bela negara, dan pengabdian yang berakar pada nilai religius serta ideologi Pancasila dan UUD NRI 1945. Kata kunci: manajemen, karakter, nasionalis, jiwa patriotik.
| Item Type: | Thesis (S3) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > Ilmu Pendidikan (S3) |
| Depositing User: | Riki Ramdan S3 |
| Date Deposited: | 21 Oct 2026 04:29 |
| Last Modified: | 21 Oct 2026 04:29 |
| URI: | http://repository.uninus.ac.id/id/eprint/1635 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
