HENDRIAWAN, ERRY HENDRIAWAN (2025) MANAJEMEN PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT DALAM PELATIHAN UNTUK MENINGKATKAN KEWIRAUSAHAAN PESERTA DIDIK (Studi Fenomenologi di PKBM Bina Bangsa Berkarakter dan PKBM Cahaya Kahuripan Bangsa). S3 thesis, UNIVERSITAS ISLAM NUSANTARA.
|
Text
Cover_Abstrak_Daftar_Isi_Erry Revisi.pdf Download (267kB) |
|
|
Text
BAB I_ Erry Revisi.pdf Download (303kB) |
|
|
Text
BAB II_Erry Revisi.pdf Download (558kB) |
|
|
Text
BAB III_Erry Revisi.pdf Download (181kB) |
|
|
Text
BAB IV_Erry Revisi.pdf Restricted to Registered users only Download (631kB) |
|
|
Text
BAB V_Erry Revisi.pdf Restricted to Registered users only Download (53kB) |
|
|
Text
DAFTAR_PUSTAKA_ Erry Revisi.pdf Download (803kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa pendidikan nonformal melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan keterampilan kewirausahaan peserta didik, khususnya bagi mereka yang tidak terlayani oleh pendidikan formal. Rendahnya keterampilan wirausaha di kalangan remaja, pelatihan kewirausahaan di PKBM menjadi solusi alternatif yang relevan dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi, kendala, dan solusi pelatihan kewirausahaan di PKBM Bina Bangsa Berkarakter dan PKBM Cahaya Kahuripan Bangsa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala PKBM, wakil kepala, tutor, dan peserta didik. Teori manajemen yang digunakan dalam penelitian ini merujuk pada teori GR Terry (Hasibuan, 2016 : 2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua PKBM telah menerapkan prinsip manajerial dalam melaksanakan pelatihan kewirausahaan secara sistematis : (1) Perencanaan dilakukan berbasis kebutuhan masyarakat; (2) Pengorganisasian memanfaatkan sumber daya internal dan kemitraan; (3) Pelaksanaan mengintegrasikan teori dan praktik; (4) Evaluasi dilakukan secara berkala dengan umpan balik konstruktif; (5) Kendala utama yang dihadapi mencakup keterbatasan sumber daya finansial, tenaga pelatih profesional, sarana-prasarana, serta rendahnya motivasi dan akses permodalan peserta; dan, (6) Solusi yang diupayakan mencakup kolaborasi dengan lembaga eksternal, penguatan kapasitas tutor, dan inovasi dalam materi pelatihan. Simpulan penelitian ini bahwa kedua PKBM telah melaksanakan pelatihan kewirausahaan dengan perencanaan yang matang, pengorganisasian yang baik, serta pelaksanaan yang berfokus pada praktik dan mentoring, berhasil menciptakan peluang bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan kewirausahaan mereka. Evaluasi yang sistematis dan solusi terhadap kendala yang muncul menunjukkan bahwa kedua PKBM ini memiliki potensi untuk terus berkembang dan menghasilkan wirausahawan yang mandiri dan kreatif. Kata Kunci: manajemen, PKBM, pelatihan, kewirausahaan, peserta didik
| Item Type: | Thesis (S3) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > Ilmu Pendidikan (S3) |
| Depositing User: | Riki Ramdan S3 |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 04:56 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 04:56 |
| URI: | http://repository.uninus.ac.id/id/eprint/1185 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
