Search for collections on Repository Universitas Islam Nusantara

MANAJEMEN TEKNOLOGI PENDIDIKAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN BIOLOGI MOLEKULER BERBASIS ARTIFICIAL INTELLEGENCE (AI) DI ERA SOCIETY 5.0 (Studi Fenomenologi pada Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Politenik Kesehatan Tanjung Karang Lampung dan Politeknik Kesehatan Bandung)

Rahaju, Ira Gustira Rahaju (2025) MANAJEMEN TEKNOLOGI PENDIDIKAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN BIOLOGI MOLEKULER BERBASIS ARTIFICIAL INTELLEGENCE (AI) DI ERA SOCIETY 5.0 (Studi Fenomenologi pada Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Politenik Kesehatan Tanjung Karang Lampung dan Politeknik Kesehatan Bandung). S3 thesis, UNIVERSITAS ISLAM NUSANTARA.

[img] Text
Cover_Abstrak_Daftar Isi_IRA GUSTIRA RAHAJU_41038104221049.pdf

Download (270kB)
[img] Text
BAB I_IRA GUSTIRA RAHAJU_41038104221049.pdf

Download (398kB)
[img] Text
BAB II_IRA GUSTIRA RAHAJU_41038104221049.pdf

Download (426kB)
[img] Text
BAB III_IRA GUSTIRA RAHAJU_41038104221049.pdf

Download (321kB)
[img] Text
BAB IV_IRA GUSTIRA RAHAJU_41038104221049.pdf
Restricted to Registered users only

Download (857kB)
[img] Text
BAB V_IRA GUSTIRA RAHAJU_41038104221049.pdf
Restricted to Registered users only

Download (173kB)
[img] Text
Daftar Pustaka_IRA GUSTIRA RAHAJU_41038104221049.pdf

Download (274kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Biologi Molekuler di pendidikan tinggi vokasi kesehatan, khususnya di era Society 5.0 yang menuntut integrasi antara teknologi dan kehidupan manusia. Kompleksitas materi, keterbatasan praktik laboratorium, serta rendahnya motivasi dan keterampilan mahasiswa mendorong pentingnya penerapan teknologi pendidikan berbasis Artificial Intelligence (AI) sebagai solusi inovatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mendalam tentang manajemen teknologi pendidikan berbasis AI dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Biologi Molekuler, dengan fokus pada aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, penilaian, kendala, dan solusi. Teori utama yang digunakan adalah teori manajemen GR Terry yang mencakup lima fungsi manajemen: Planning (perencanaan), Organizing (pengorganisasian), Actuating (pelaksanaan), Controlling (pengawasan/penilaian), dan Evaluating (penilaian keseluruhan). Teori ini dipadukan dengan pendekatan filsafat konstruktivisme yang menekankan bahwa pembelajaran merupakan proses aktif membangun pengetahuan melalui pengalaman dan interaksi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi pada dua lokus penelitian: Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Politeknik Kesehatan Tanjung Karang Lampung dan Politeknik Kesehatan Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua institusi telah melaksanakan fungsi manajerial GR Terry secara terstruktur, mulai dari perencanaan integrasi AI dalam kurikulum, pengorganisasian pelaksana dan sarana, hingga pelaksanaan metode pembelajaran berbasis AI seperti simulasi laboratorium virtual dan chatbot edukatif. Sistem penilaian dan evaluasi telah diarahkan untuk mengukur peningkatan kompetensi dan motivasi mahasiswa. Kendala utama meliputi keterbatasan SDM dalam penguasaan teknologi serta infrastruktur digital yang belum merata. Solusi yang dikembangkan mencakup pelatihan intensif, kolaborasi lintas institusi, dan pengembangan Learning Management System (LMS) berbasis AI. Kesimpulannya, penerapan manajemen teknologi pendidikan berbasis AI secara sistematis melalui pendekatan GR Terry dan konstruktivisme mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran Biologi Molekuler. Penerapan ini tidak hanya mendukung pencapaian kompetensi teknis mahasiswa, tetapi juga menguatkan dimensi nilai logis dan teleologis dalam pembelajaran berbasis teknologi di era Society 5.0. Kata kunci: manajemen pendidikan, meningkatkan kualitas pembelajaran, Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Biologi Molekuler di pendidikan tinggi vokasi kesehatan, khususnya di era Society 5.0 yang menuntut integrasi antara teknologi dan kehidupan manusia. Kompleksitas materi, keterbatasan praktik laboratorium, serta rendahnya motivasi dan keterampilan mahasiswa mendorong pentingnya penerapan teknologi pendidikan berbasis Artificial Intelligence (AI) sebagai solusi inovatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mendalam tentang manajemen teknologi pendidikan berbasis AI dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Biologi Molekuler, dengan fokus pada aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, penilaian, kendala, dan solusi. Teori utama yang digunakan adalah teori manajemen GR Terry yang mencakup lima fungsi manajemen: Planning (perencanaan), Organizing (pengorganisasian), Actuating (pelaksanaan), Controlling (pengawasan/penilaian), dan Evaluating (penilaian keseluruhan). Teori ini dipadukan dengan pendekatan filsafat konstruktivisme yang menekankan bahwa pembelajaran merupakan proses aktif membangun pengetahuan melalui pengalaman dan interaksi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi pada dua lokus penelitian: Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Politeknik Kesehatan Tanjung Karang Lampung dan Politeknik Kesehatan Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua institusi telah melaksanakan fungsi manajerial GR Terry secara terstruktur, mulai dari perencanaan integrasi AI dalam kurikulum, pengorganisasian pelaksana dan sarana, hingga pelaksanaan metode pembelajaran berbasis AI seperti simulasi laboratorium virtual dan chatbot edukatif. Sistem penilaian dan evaluasi telah diarahkan untuk mengukur peningkatan kompetensi dan motivasi mahasiswa. Kendala utama meliputi keterbatasan SDM dalam penguasaan teknologi serta infrastruktur digital yang belum merata. Solusi yang dikembangkan mencakup pelatihan intensif, kolaborasi lintas institusi, dan pengembangan Learning Management System (LMS) berbasis AI. Kesimpulannya, penerapan manajemen teknologi pendidikan berbasis AI secara sistematis melalui pendekatan GR Terry dan konstruktivisme mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran Biologi Molekuler. Penerapan ini tidak hanya mendukung pencapaian kompetensi teknis mahasiswa, tetapi juga menguatkan dimensi nilai logis dan teleologis dalam pembelajaran berbasis teknologi di era Society 5.0. Kata kunci: manajemen pendidikan, meningkatkan kualitas pembelajaran, biomolekuler berbasis AI, era society 5.0 iv biomolekuler berbasis AI, era society 5.0 iv

Item Type: Thesis (S3)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Pascasarjana > Ilmu Pendidikan (S3)
Depositing User: Riki Ramdan S3
Date Deposited: 06 Aug 2026 04:54
Last Modified: 06 Aug 2026 04:54
URI: http://repository.uninus.ac.id/id/eprint/1156

Actions (login required)

View Item View Item