TIRTAJAYA, Arman, Arman Tirtajaya (2025) MANAJEMEN PEMBELAJARAN BERBASIS INTERNET DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI BAHASA INGGRIS PESERTA DIDIK (Studi Deskriptif Analisis di SMA Alfa Centauri Bandung dan SMA BPI 1 Bandung). S3 thesis, UNIVERSITAS ISLAM NUSANTARA.
|
Text
Abstrak_Disertasi_Arman Tirtajaya_41038104211003.pdf Download (46kB) |
|
|
Text
BAB I_Disertasi_Arman Tirtajaya_41038104211003.pdf Download (158kB) |
|
|
Text
BAB II_Disertasi_Arman Tirtajaya_41038104211003.pdf Download (286kB) |
|
|
Text
BAB III_Disertasi_Arman Tirtajaya_41038104211003.pdf Download (143kB) |
|
|
Text
BAB III_Disertasi_Arman Tirtajaya_41038104211003.pdf Download (143kB) |
|
|
Text
BAB IV_Disertasi_Arman Tirtajaya_41038104211003.pdf Restricted to Registered users only Download (261kB) |
|
|
Text
BAB V_Disertasi_Arman Tirtajaya_41038104211003.pdf Restricted to Registered users only Download (72kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fakta yang menunjukkan bahwa kecakapan berkomunikasi dalam bahasa Inggris peserta didik SMA masih harus ditingkatkan untuk memenuhi tantangan global. Tujuan penelitian adalah untuk menggambarkan hasil analisis tentang manajemen pembelajaran bahasa Inggris dalam meningkatkan keterampilan berkomunikasi bahasa Inggris peserta didik di SMA Alfa Centauri Bandung dan SMA BPI 1 Bandung. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan hasil analisis tentang perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan pembelajaran berbasis internet dalam meningkatkan keerampilan berkomunikasi bahasa Inggris beserta hasil pembelajarannya di SMA Alfa Centauri Bandung dan SMA BPI 1 Bandung. Teori yang digunakan dalam penelitian menggunakan teori manajemen dari George R. Terry, teori pembelajaran dari Bloom, dan teori pembelajaran bahasa Inggris dari Hymes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi deskriptif analisis.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: a) perencanaan pembelajaran berbasis internet telah dirumuskan sesuai dengan teori perencanaan dari G. R. Terry bahkan didukung oleh filsafat konstruktivisme dengan merumuskan tujuan, strategi, modul, dan standar pencapaian tujuan yang melibatkan peserta didik sebagai pusat pembelajaran sehingga peserta didik mampu merumuskan pengalaman hasil belajar secara mandiri; b) pengorganisasian pembelajaran berbasis internet sudah dilaksanakan sesuai dengan teori pengorganisasian G. R. Terry yang didukung oleh implementasi filsafat konstruktivisme dengan mengatur kegiatan pembelajaran yang berstruktur dan penugasan peserta didik. Pengorganisian yang seperti ini juga telah sesuai dengan nilai etis atau moral yang diimplementasikan pada saat interaksi pengatura struktur kelas pembelajaran dan penugasan; c) pelaksanaan pembelajaran berbasis internet sudah sesuai dengan teori pelaksanaan (actuating) dari G. R. Terry dengan pemberian motivasi di kegiatan awal pembelajaran, kegiatan interaktif di kegiatan inti, dan refleksi di kegiatan penutup pembelajaran. Pemberian motivasi dan refleksi dilandasi oleh teori motivasi dari Maslow. Filsafat konstruktivisme dan teori kognitif mendukung pelaksanaan pembelajaran berbasis internet. Nilai estetika diwujudkan dalam ekspresi peserta didik pada kegiatan interaktif pembelajaran; d) pengawasan/pengendalian yang dalam hal ini disebut sebagai evaluasi sudah sesuai dengan teori manajemen G. R. Terry dengan menentukan tujuan evaluasi, menentukan alat evaluasi, mengelola hasil evaluasi, dan menyusun rencana tindak lanjut evaluasi. Teori evaluasi dari Bloom dan teori komunikatif dari Hymes mendukung evaluasi pembelajaran berbasis internet ini. Evaluasi yang baik dan terstruktur mendukung implementasi nilai logis dalam pembelajaran; e) Hambatan yang dihadapi terkait dengan kompetensi teknis digital dan kesiapan guru dan peserta didik yang kurang memadai; f) Solusi dalam mengatasi hambatan dilakukan melalui pelatihan kompetensi teknis digital dan penyediaan infrastruktur yang memadai; g) Pembelajaran berbasis internet telah memberikan dampak positif terhadap pengembangan keterampilan berkomunikasi bahasa Inggris peserta didik, meliputi keterampilan berbicara, menyimak, membaca, dan menulis. Simpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran berbasis internet apabila dikelola sesuai dengan prinsip-prinsip manajemen berpotensi besar meningkatkan keterampilan berkomunikasi bahasa Inggris peserta didik SMA. Kata Kunci: Manajemen, Pembelajaran, Bahasa Inggris, Internet, Komunikasi, Peserta Didik
| Item Type: | Thesis (S3) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > Ilmu Pendidikan (S3) |
| Depositing User: | Riki Ramdan S3 |
| Date Deposited: | 01 Aug 2026 02:45 |
| Last Modified: | 01 Aug 2026 02:45 |
| URI: | http://repository.uninus.ac.id/id/eprint/1043 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
