Supendi, Pepen Supendi (2025) MANAJEMEN PEMBELAJARAN PROGRAM MADRASAH BERASRAMA DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI LULUSAN (Studi Kasus di MTs Darul Arqom Putra Garut dan MTsN 1 Purwakarta). S3 thesis, UNIVERSITAS ISLAM NUSANTARA.
|
Text
Abstrak_Disertasi_Pepen Supendi_41038104221061.pdf Download (402kB) |
|
|
Text
BAB I_Disertasi_Pepen Supendi_41038104221061.pdf Download (271kB) |
|
|
Text
BAB II_Disertasi_Pepen Supendi_41038104221061.pdf Download (458kB) |
|
|
Text
BAB III_Disertasi_Pepen Supendi_41038104221061.pdf Download (408kB) |
|
|
Text
BAB IV_Disertasi_Pepen Supendi_41038104221061.pdf Restricted to Registered users only Download (636kB) |
|
|
Text
BAB V_Disertasi_Pepen Supendi_41038104221061.pdf Restricted to Registered users only Download (335kB) |
|
|
Text
Disertasi_Pepen Supendi_41038104221061.pdf Download (7MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kondisi pendidikan madrasah berasrama yang memiliki peran strategis dalam menciptakan generasi muda yang berakhlak mulia dan kompeten dalam ilmu pengetahuan serta keterampilan. Namun, terdapat beberapa lembaga berasrama gagal memenuhi fungsi sebagai lembaga pendidikan sesuai amanat UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003, terutama dalam aspek peningkatan mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pembelajaran di program madrasah berasrama di MTs Darul Arqom Putra Garut dan MTsN 1 Purwakarta dalam mengintegrasikan pendidikan akademik dan keagamaan. Fokus utama penelitian mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan pembelajaran, serta kendala dan solusi dalam mencapai keseimbangan antara kedua aspek tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kepala madrasah, wakil kepala madrasah, guru, siswa, serta orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perencanaan, kedua madrasah telah menyusun kurikulum akademik dan keagamaan secara sistematis. Namun, terdapat perbedaan dalam pendekatan integrasi: MTs Darul Arqom lebih menitikberatkan pada penguatan hafalan dan kajian kitab kuning, sedangkan MTsN 1 Purwakarta lebih mengedepankan pendekatan kontekstual dalam mengaitkan ilmu umum dengan nilai-nilai keislaman. Dari sisi pengorganisasian, struktur kepengurusan akademik dan keagamaan di kedua madrasah telah berjalan dengan baik, tetapi koordinasi antara guru akademik dan pengasuh asrama masih perlu ditingkatkan. Kepala madrasah berperan sebagai pemegang kebijakan, sementara guru akademik dan ustadz memiliki peran strategis dalam pembelajaran di kelas maupun di lingkungan asrama. Dalam pelaksanaan, kedua madrasah menerapkan metode pembelajaran yang beragam, mulai dari ceramah, diskusi, praktik, hingga metode berbasis proyek. Keterlibatan siswa dalam kegiatan akademik dan keagamaan cukup tinggi, didukung oleh program ekstrakurikuler yang mendukung kedua aspek tersebut. Namun, ketidakseimbangan beban belajar masih menjadi tantangan, di mana siswa harus menyesuaikan antara tuntutan akademik dan kegiatan keagamaan yang cukup padat. Pada aspek pengawasan, sistem penilaian akademik dan keagamaan di kedua madrasah masih cenderung terpisah. Standar keberhasilan didasarkan pada pencapaian nilai akademik serta keterampilan keagamaan, seperti hafalan Al Qur’an dan kemampuan membaca kitab kuning. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa kendala, seperti keterbatasan tenaga pengajar yang kompeten di kedua bidang serta pengaruh faktor eksternal, seperti lingkungan sosial dan kebijakan pendidikan yang belum sepenuhnya mendukung integrasi akademik dan keagamaan. Kata Kunci : manajemen pembelajaran, program madrasah berasrama, kompetensi lulusan.
| Item Type: | Thesis (S3) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > Ilmu Pendidikan (S3) |
| Depositing User: | Riki Ramdan S3 |
| Date Deposited: | 01 Aug 2026 02:45 |
| Last Modified: | 01 Aug 2026 02:45 |
| URI: | http://repository.uninus.ac.id/id/eprint/1041 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
