Search for collections on Repository Universitas Islam Nusantara

PERANCANGAN STASIUN KERJA ERGONOMIS PADA PROSES PENGHITUNGAN BENIH KENTANG G-0 DI PT. KENTANG HOLLANDO SEJAHTERA

Srimurni, Rafika Ratik, Rafika Ratik Srimurni, S. TP., M.Si. and Nugroho, Iwan Satriyo, Ir. Iwan Satriyo Nugroho, M.M. and Saefuloh, Saefuloh and Faaidah, Husnul, Husnul Faaidah and Jopa, Willis Islamiati, Willis Islamiati Jopa and Madril, Fanie Novianti, Fanie Novianti Madril (2025) PERANCANGAN STASIUN KERJA ERGONOMIS PADA PROSES PENGHITUNGAN BENIH KENTANG G-0 DI PT. KENTANG HOLLANDO SEJAHTERA. S1 thesis, Universitas Islam Nusantara.

[img] Text
LAPORAN SIDANG FINAL.pdf - Published Version

Download (9MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang ulang stasiun kerja mesin penghitung benih kentang G-0 di PT. Kentang Hollando Sejahtera guna meningkatkan kenyamanan, efisiensi, dan keselamatan kerja operator. Kondisi awal menunjukkan adanya permasalahan ergonomi berupa postur membungkuk, jangkauan tangan melebihi zona nyaman, serta dimensi meja dan kursi yang tidak sesuai dengan antropometri lokal, yang menghasilkan skor Rapid Entire Body Assessment (REBA) 10 (risiko tinggi) dan memicu keluhan pada bahu, leher, punggung atas, serta pergelangan tangan. Perancangan ulang dilakukan menggunakan Quality Function Deployment (QFD) dengan House of Quality (HoQ) yang menetapkan prioritas perbaikan pada penyesuaian tinggi meja dan kursi, penggunaan kursi ergonomis dengan bantalan, serta penataan peralatan sesuai zona jangkauan. Hasil implementasi menurunkan skor REBA menjadi 5 (risiko sedang) dan mengurangi keluhan operator, di mana 25% operator terbebas dari keluhan. Perencanaan produksi menggunakan Operation Process Chart (OPC) terdiri dari 38 langkah (±1.590 menit) untuk mesin dan 29 langkah (±870 menit) untuk dudukan, dengan total produksi 5 unit selama 3 minggu. Pengendalian kualitas dilakukan pada setiap tahap produksi dengan hasil akhir memenuhi standar setelah koreksi minor. Analisis finansial menunjukkan HPP Rp2.940.000/unit, harga jual Rp4.900.000/unit, BEP 2 unit, dan Payback Period singkat, serta terjadi peningkatan output harian 50% (Output harian meningkat dari 100% menjadi 150%) dan penurunan biaya tenaga kerja per unit 33,35%. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa rancangan ergonomis berbasis antropometri lokal layak diterapkan secara teknis dan ekonomis pada industri benih kentang skala kecil hingga menengah. Kata Kunci: ergonomi, REBA, QFD, stasiun kerja, benih kentang.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: L Education > L Education (General)
T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknik dan Pertanian > Teknik Industri (S1)
Depositing User: siska Industri
Date Deposited: 11 May 2026 03:17
Last Modified: 11 May 2026 03:17
URI: http://repository.uninus.ac.id/id/eprint/721

Actions (login required)

View Item View Item