Search for collections on Repository Universitas Islam Nusantara

EFEKTIVITAS Bacillus subtilis (Ehrenberg) Cohn. UNTUK MENEKAN INTENSITAS PENYAKIT BERCAK KERING (Alternaria solani Sor.) PADA TANAMAN KENTANG (Solanum tuberosum L.)

NASRULLOH, RIZKI, RIZKI NASRULLOH (2024) EFEKTIVITAS Bacillus subtilis (Ehrenberg) Cohn. UNTUK MENEKAN INTENSITAS PENYAKIT BERCAK KERING (Alternaria solani Sor.) PADA TANAMAN KENTANG (Solanum tuberosum L.). S1 thesis, Universitas Islam Nusantara.

[img] Text (Skripsi Full)
view - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (71kB)

Abstract

Kentang (Solanum tuberosum L.) adalah salah satu tanaman hortikultura yang prioritas untuk dikembangkan di Indonesia. Salah satu faktor yang mempengaruhi penurunan produksi kentang adalah Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yaitu Alternaria solani Sor. cendawan patogen penyebab penyakit bercak kering pada tanaman kentang (Solanum tuberosum L.). Infeksi penyakit ini dapat mencapai 100%, mengakibatkan kehilangan hasil sampai 78%. Pemanfataan salah satu agensia hayati yaitu bakteri Bacillus subtilis (Ehrenberg) Cohn. dalam mengendalikan penyakit Alternaria solani Sor. menjadi relevan dalam upaya pengendalian OPT yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan konsentrasi Bacillus subtilis (Ehrenberg) Cohn. yang optimal untuk menekan intensitas penyakit Alternaria solani Sor. pada tanaman kentang. Penelitian dilakukan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 6 perlakuan dan 5 ulangan. Aplikasi perlakuan yang digunakan yaitu: A (Bacillus subtilis (Ehrenberg) Cohn. 8 ml/liter air), B (Bacillus subtilis (Ehrenberg) Cohn. 10 ml/liter air), C (Bacillus subtilis (Ehrenberg) Cohn. 12 ml/liter air), D (Bacillus subtilis (Ehrenberg) Cohn. 14 ml/liter air), E (Kontrol positif mankozeb 80% konsentrasi 2 gram/liter air), dan F (Kontrol negatif tanpa perlakuan Bacillus subtilis (Ehrenberg) Cohn.). Hasil menunjukkan bahwa perlakuan Bacillus subtilis (Ehrenberg) Cohn. berpengaruh dalam menekan intensitas penyakit bercak kering (Alternaria solani Sor.), dan konsentrasi Bacillus subtilis (Ehrenberg) Cohn. 14 ml/liter efektif untuk menekan intensitas penyakit Alternaria solani Sor. sebesar 88,89% pada tanaman kentang. Kata kunci : kentang, Alternaria solani Sor, Bacillus subtilis (Ehrenberg) Cohn.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: L Education > L Education (General)
S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Teknik dan Pertanian > Agroteknologi (S1)
Depositing User: Siti Robiah Agroteknologi
Date Deposited: 11 May 2026 03:12
Last Modified: 11 May 2026 03:12
URI: http://repository.uninus.ac.id/id/eprint/710

Actions (login required)

View Item View Item