Search for collections on Repository Universitas Islam Nusantara

UJI KETAHANAN DUA GENOTIPE DAN EMPAT VARIETAS CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) TERHADAP PENYAKIT LAYU FUSARIUM (Fusarium sp.)

RIZAL, MUHAMMAD, MUHAMMAD (2024) UJI KETAHANAN DUA GENOTIPE DAN EMPAT VARIETAS CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) TERHADAP PENYAKIT LAYU FUSARIUM (Fusarium sp.). S1 thesis, Universitas Islam Nusantara.

[img] Text (Skripsi Full)
view - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (71kB)

Abstract

Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan tanaman hortikultura yang memegang peranan penting dalam bahan pangan pokok. Buah cabai rawit dimanfaatkan sebagai bumbu dapur, sebagai bahan penyedap rasa dalam berbagai hidangan kuliner. Produktivitas cabai rawit dapat mengalami fluktuasi akibat kegagalan panen. Penyakit utama yang menyerang tanaman cabai rawit adalah layu fusarium yang disebabkan oleh jamur Fusarium sp. Penyakit ini dapat mengakibatkan kerugian ekonomi yang tinggi bagi para petani. Pengendalian dapat dilakukan dengan menggunakan varietas tahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ketahanan tanaman cabai rawit terhadap penyakit layu fusarium (Fusarium sp.). Penelitian ini menggunakan dua Genotipe dan empat varietas yang telah dilepas. Percobaan dilakukan pada bulan Februari sampai dengan Mei 2024 di Desa Cisitu, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut. Dengan menggunakan metode Racangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 6 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan menggunakan dua Genotipe caabai rawit yaitu Asia 7 dan Asia 11 serta empat varietas yaitu CF 1999, CRV 212, Sonar, dan Bara yang diguanakan sebagai pembanding (cek). Parameter dari pengamatan meliputi intensitas serangan penyakit, tinggi tanaman, diameter batang, jumlah buah, berat buah dan pengamatan penunjang yang mencakup serangan hama dan penyakit lain yang dapat memberikan pengaruh lain diluar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas CF 1999 memiliki kriteria ketahanan agak rentan terhadap serangan layu fusarium (Fusarium sp.), sedangkan Genotipe Asia 7, dan Asia 11, dan varietas CRV 212 meununjukkan kriteria tahan terhadap layu fusarium. Hasil pengamatan pada karakter tinggi tanaman dan diameter batang yaitu CRV 212, karakter jumlah buah yang paling baik yaitu varietas CRV 212, dan Sonar. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian cabai rawit Asia 7, Asia 11, dan CRV 212 yang memiliki kategori ketahanan tahan dapat digunakan untuk meminimalisir terjadinya penyakit layu fusarium akibat jamur Fusariumm sp.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: L Education > L Education (General)
S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Teknik dan Pertanian > Agroteknologi (S1)
Depositing User: Siti Robiah Agroteknologi
Date Deposited: 06 May 2026 08:28
Last Modified: 06 May 2026 08:28
URI: http://repository.uninus.ac.id/id/eprint/685

Actions (login required)

View Item View Item