Pawestri, Chintya, Chintya Awaliyah Pawestri (2026) PERAN KOMUNIKASI PUBLIK TOKOH ADAT DALAM UPAYA MEMPERTAHANKAN NILAI DAN IDENTITAS BUDAYA PADA ERA DIGITAL (Studi Deskriptif Kualitatif Seputar Tradisi Masyarakat Sancang). S1 thesis, Universitas Islam Nusantara.
|
Text (COVER)
chintya_cover_daftar_lampiran.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
chintya_bab_I.pdf - Published Version Download (120kB) |
|
|
Text (BAB II)
chintya_bab_II.pdf - Published Version Download (243kB) |
|
|
Text (BAB III)
chintya_bab_III.pdf - Published Version Download (187kB) |
|
|
Text (BAB IV)
chintya_bab_IV.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (8MB) |
|
|
Text (BAB V)
chintya_bab_V.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (80kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
chintya_daftar_pustaka.pdf - Published Version Download (130kB) |
Abstract
Perkembangan era digital menghadirkan peluang dan tantangan dalam pelestarian budaya lokal. Media digital memudahkan masyarakat mengakses berbagai informasi budaya, tetapi media digital juga mempercepat masuknya budaya luar ke dalam kehidupan masyarakat. Kondisi tersebut mendorong tokoh adat untuk mempertahankan nilai dan identitas budaya lokal melalui berbagai bentuk komunikasi publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk komunikasi publik yang dilakukan tokoh adat Sancang dalam upaya mempertahankan nilai dan identitas budaya pada era digital. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui cara tokoh adat Sancang menghadapi hambatan dan tantangan dalam menyeimbangkan komunikasi tradisional dengan media digital. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Peneliti mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Peneliti menganalisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Peneliti menguji keabsahan data melalui member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh adat Sancang melakukan komunikasi publik melalui komunikasi verbal, komunikasi nonverbal, komunikasi interpersonal, kegiatan adat, seni tradisional, dan media digital. Tokoh adat menyampaikan nilai budaya melalui musyawarah adat, nasihat budaya, dan penjelasan filosofi tradisi. Tokoh adat mempertahankan identitas budaya melalui ritual adat, simbol budaya, dan kesenian tradisional. Tokoh adat juga memanfaatkan Instagram dan TikTok untuk memperkenalkan budaya Sunda kepada masyarakat. Namun, tokoh adat masih menghadapi tantangan berupa pengaruh globalisasi, dominasi budaya luar, perubahan pola komunikasi generasi muda, dan belum optimalnya pemanfaatan media digital. Tokoh adat mempertahankan budaya melalui komunikasi verbal, komunikasi nonverbal, dan media digital. Tokoh adat juga melakukan adaptasi komunikasi untuk menyesuaikan perkembangan teknologi dan karakteristik generasi muda tanpa menghilangkan nilai budaya yang menjadi identitas masyarakat Sancang. Kata Kunci : Komunikasi Publik, Tokoh Adat, Identitas Budaya, Nilai Budaya, Era Digital, Masyarakat Sancang.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HE Transportation and Communications L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Komunikasi Bisnis > Ilmu Komunikasi (S1) |
| Depositing User: | repo ilkom uninus |
| Date Deposited: | 03 Oct 2026 03:52 |
| Last Modified: | 03 Oct 2026 03:52 |
| URI: | http://repository.uninus.ac.id/id/eprint/1555 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
