Search for collections on Repository Universitas Islam Nusantara

PENENTUAN PRIORITAS KECAMATAN UNTUK PENGEMBANGAN USAHA MIKRO DI KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN METODE TOPSIS

Reksa, Raifal Hangga, Raifal Hangga Reksa (2026) PENENTUAN PRIORITAS KECAMATAN UNTUK PENGEMBANGAN USAHA MIKRO DI KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN METODE TOPSIS. S1 thesis, Universitas Islam Nusantara.

[img] Text (COVER)
Cover_sd_DaftarLampiran_41037003221001.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (BAB I)
Bab I_41037003221001.pdf - Published Version

Download (218kB)
[img] Text (BAB II)
Bab II_41037003221001.pdf - Published Version

Download (267kB)
[img] Text (BAB III)
Bab III_41037003221001.pdf - Published Version

Download (417kB)
[img] Text (BAB IV)
Bab IV_41037003221001.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (317kB)
[img] Text (BAB V)
Bab V_41037003221001.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (135kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
Dapus_41037003221001.pdf - Published Version

Download (148kB)

Abstract

Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Koperasi dan UKM telah mencanangkan program pengembangan usaha mikro di 30 kecamatan berupa inkubasi bisnis dan UMKM Center sesuai Renja Diskop UKM Kota Bandung 2026. Namun, pelaksanaannya terkendala keterbatasan anggaran, dengan selisih kebutuhan riil dan pagu anggaran mencapai Rp54,4 miliar, sehingga tahap awal UMKM Center baru menjangkau 5 dari 30 kecamatan. Kondisi ini menjadikan penentuan kecamatan prioritas sebagai kebutuhan strategis, bukan sekadar pilihan administratif, sementara data kecamatan dari Badan Pusat Statistik (BPS) belum banyak dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan menentukan bobot kriteria secara objektif, merangking 30 kecamatan di Kota Bandung berdasarkan potensi pengembangan usaha mikro, dan mengidentifikasi kecamatan prioritas bagi Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) dipadukan pembobotan objektif entropy weighting berbasis data sekunder BPS, terhadap empat kriteria yaitu kepadatan penduduk, jumlah usaha mikro, jumlah kepala keluarga, dan rasio pasar per kompetitor sebagai variabel turunan yang menjadi kebaruan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bobot kriteria tertinggi diperoleh Jumlah Usaha Mikro (46,24%) dan Rasio Pasar per Kompetitor (33,28%), diikuti Kepadatan Penduduk (11,76%) dan Jumlah Kepala Keluarga (8,72%). Perangkingan TOPSIS menghasilkan nilai preferensi (Ci) antara 0,0536 hingga 0,8800, dengan Kecamatan Rancasari peringkat pertama (Ci = 0,8800), diikuti Sukasari, Bandung Wetan, Mandalajati, dan Bandung Kidul sebagai kecamatan prioritas. Hasil ini dapat menjadi basis penetapan prioritas wilayah bagi Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandung dalam pelaksanaan program UMKM Center dan inkubasi bisnis secara bertahap dan tepat sasaran. Kata kunci : Entropy Weighting, Analisa Keputusan, prioritas kecamatan, TOPSIS, usaha mikro.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
Divisions: Fakultas Teknik dan Pertanian > Teknik Industri (S1)
Depositing User: Raifal Hangga Reksa
Date Deposited: 21 Aug 2026 02:09
Last Modified: 21 Aug 2026 02:09
URI: http://repository.uninus.ac.id/id/eprint/1393

Actions (login required)

View Item View Item