Search for collections on Repository Universitas Islam Nusantara

MANAJEMEN MUTU PELATIHAN HARD SKILL DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI TENAGA KERJA KONSTRUKSI (Analisis Deskriptif di Dinas Cipta Karya Tata Ruang Dan Pertanahan Pemerintah Provinsi Dki Jakarta)

Krismayanti , Yanti, Yanti Krismayanti (2025) MANAJEMEN MUTU PELATIHAN HARD SKILL DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI TENAGA KERJA KONSTRUKSI (Analisis Deskriptif di Dinas Cipta Karya Tata Ruang Dan Pertanahan Pemerintah Provinsi Dki Jakarta). S3 thesis, UNIVERSITAS ISLAM NUSANTARA.

[img] Text (COVER)
COVER, ABSSTRAK- Krismayanti Tosin.pdf - Published Version

Download (337kB)
[img] Text (BAB I)
BAB 1_DISERTASI TURNITIN - Krismayanti Tosin.pdf - Published Version

Download (283kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II_DISERTASI TURNITIN - Krismayanti Tosin.pdf - Published Version

Download (358kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III_DISERTASI TURNITIN - Krismayanti Tosin.pdf - Published Version

Download (317kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV_DISERTASI TURNITIN - Krismayanti Tosin.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (432kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V _DISERTASI TURNITIN - Krismayanti Tosin.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (468kB)

Abstract

Rendahnya kompetensi dan tingkat sertifikasi tenaga kerja konstruksi masih menjadi permasalahan strategis yang berdampak pada mutu pekerjaan, keselamatan kerja, dan daya saing sektor konstruksi. Kondisi ini menunjukkan bahwa pelatihan Hard Skill belum sepenuhnya dikelola melalui sistem manajemen mutu yang terencana, terukur, dan berkelanjutan, khususnya pada pelatihan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan manajemen mutu pelatihan Hard Skill dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja konstruksi pada Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik.Landasan teori yang digunakan meliputi teori Manajemen Mutu Terpadu (Total Quality Management), teori siklus Plan–Do–Check–Act (PDCA, teori hard skill, dan teori kompetensi kerja.Landasan kebijakan penelitian ini meliputi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional, Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Konstruksi, serta kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait pengembangan dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perencanaan pelatihan Hard Skill dilaksanakan secara sistematis berbasis analisis kebutuhan lapangan dan mengacu pada SKKNI untuk menutup kesenjangan kompetensi tenaga kerja; (2) pelaksanaan pelatihan dilakukan secara konsisten sesuai perencanaan dengan menekankan pembelajaran berbasis praktik kerja nyata yang didukung instruktur kompeten serta sarana prasarana memadai; (3) evaluasi pelatihan dilaksanakan secara objektif dan terstandar melalui uji kompetensi teori dan praktik sebagai instrumen pengendalian mutu; (4) tindak lanjut dan perbaikan dilakukan melalui tindakan korektif dan preventif sebagai bentuk perbaikan berkelanjutan; (5) pelaksanaan pelatihan menghadapi hambatan internal berupa keterbatasan waktu pelatihan, fluktuasi kehadiran peserta akibat tuntutan pekerjaan proyek, serta keterbatasan pengelolaan administrasi pelatihan, dan hambatan eksternal berupa mobilitas tenaga kerja konstruksi, perubahan lokasi proyek, serta dinamika kebutuhan industri konstruksi; dan (6) solusi dilakukan melalui penguatan koordinasi internal, penertiban administrasi, fleksibilitas jadwal pelatihan, pembagian pelatihan dalam beberapa batch, serta penguatan kerja sama dengan mitra industri dan lembaga sertifikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen mutu pelatihan Hard Skill berbasis siklus PDCA berperan penting dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja konstruksi. Perencanaan berbasis kebutuhan, pelaksanaan yang konsisten, evaluasi terstandar, serta perbaikan berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan pelatihan yang efektif dan adaptif terhadap karakteristik sektor konstruksi. Kata kunci: Manajemen Mutu, Pelatihan Hard skill, Kompetensi Tenaga Kerja, Konstruksi

Item Type: Thesis (S3)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Pascasarjana > Ilmu Pendidikan (S3)
Depositing User: Riki Ramdan S3
Date Deposited: 20 Aug 2026 04:23
Last Modified: 20 Aug 2026 04:23
URI: http://repository.uninus.ac.id/id/eprint/1359

Actions (login required)

View Item View Item