Kurniawati,Sri Rahayu, Sri Rahayu Kurniawati (2026) STRATEGI DIRECT INSTRUCTION PADA PEMBELAJARAN IPAS BAGI PESERTA DIDIK HAMBATAN INTELEKTUAL RINGAN FASE B DI SLB BC MURNI KOTA BANDUNG. S1 thesis, Universitas Islam Nusantara.
|
Text (COVER)
cover.pdf - Published Version Download (120kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (243kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version Download (229kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (234kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (252kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (139kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (129kB) |
Abstract
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) bagi peserta didik dengan hambatan intelektual ringan memerlukan strategi yang terstruktur dan sesuai dengan karakteristik belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan strategi Direct Instruction pada pembelajaran IPAS bagi peserta didik hambatan intelektual ringan Fase B di SLB BC Murni Kota Bandung, meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas satu guru kelas dan dua peserta didik berinisial MR dan RR. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta diverifikasi melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran disusun secara sistematis dan disesuaikan dengan karakteristik peserta didik. Pelaksanaan Direct Instruction dilakukan melalui lima tahapan, yaitu orientasi, presentasi, latihan terstruktur, latihan terbimbing, dan latihan mandiri dengan menggunakan kartu gambar hewan, buku hewan bersuara, dan Papan Interaktif Digital (PID). Evaluasi menunjukkan peningkatan kemampuan mengenali nama hewan, ciri-ciri, habitat, dan manfaat hewan. Kemampuan MR meningkat dari tiga menjadi enam jenis hewan, sedangkan RR dari empat menjadi tujuh jenis hewan. Faktor pendukung meliputi kompetensi guru, media konkret, jumlah peserta didik yang sedikit, dan dukungan sekolah. Faktor penghambat meliputi keterbatasan konsentrasi, daya ingat, dan perbedaan kemampuan belajar. Dengan demikian, strategi Direct Instruction dapat diterapkan dalam pembelajaran IPAS karena memberikan pembelajaran yang terstruktur, konkret, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik hambatan intelektual ringan. Kata Kunci: Direct Instruction, IPAS, hambatan intelektual ringan, pendidikan khusus.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Biasa (S1) |
| Depositing User: | sri sri rahayu |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 06:53 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 06:53 |
| URI: | http://repository.uninus.ac.id/id/eprint/1236 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
