Search for collections on Repository Universitas Islam Nusantara

STRATEGI MANAJEMEN SEKOLAH DALAM MENGINTEGRASIKAN ENAM SISTEM NILAI DAN KEARIFAN LOKAL PANCAWALUYA PADA PROGRAM PENDIDIKAN ANTI KORUPSI UNTUK PENGUATAN KARAKTER SISWA (Studi Deskriptif di SDN 1 Linggarsari dan SDN 3 Plered, Purwakarta)

Nurlaeli, S.Pd, Leli, Leli Nurlaeli, S.Pd (2026) STRATEGI MANAJEMEN SEKOLAH DALAM MENGINTEGRASIKAN ENAM SISTEM NILAI DAN KEARIFAN LOKAL PANCAWALUYA PADA PROGRAM PENDIDIKAN ANTI KORUPSI UNTUK PENGUATAN KARAKTER SISWA (Studi Deskriptif di SDN 1 Linggarsari dan SDN 3 Plered, Purwakarta). S2 thesis, Universitas Islam Nusantara.

[img] Text (COVER)
File 1 (Cover, abstrak., s.d. Daftar Lampiran_41038103244032).pdf - Published Version

Download (873kB)
[img] Text (BAB I)
File 2 (BAB 1_41038103244032).pdf - Published Version

Download (641kB)
[img] Text (BAB II)
File 3 (BAB 2_41038103244032).pdf - Updated Version

Download (895kB)
[img] Text (BAB III)
File 4 (BAB 3_41038103244032).pdf - Published Version

Download (684kB)
[img] Text (BAB IV)
File 5 (BAB 4_41038103244032).pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB V)
File 6 (BAB 5_41038103244032).pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (52kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
File 7 (Daftar Pustaka_41038103244032).pdf - Published Version

Download (369kB)

Abstract

Korupsi merupakan persoalan sistemik yang berakar pada lemahnya karakter dan integritas moral, sehingga pencegahannya perlu dilakukan secara preventif melalui pendidikan sejak sekolah dasar. Pendidikan antikorupsi pada hakikatnya menuntut integrasi nilai dalam seluruh sistem sekolah, namun dalam praktiknya pengelolaan program tersebut belum sepenuhnya dilaksanakan secara sistematis melalui fungsi manajemen pendidikan. Di sekolah dasar, pelaksanaan pendidikan antikorupsi masih cenderung parsial dan belum terintegrasi secara kuat dalam budaya sekolah berbasis kearifan lokal. Selain itu, belum banyak model manajemen sekolah yang secara terpadu mengintegrasikan nilai kearifan lokal Pancawaluya dan Enam Sistem Nilai dalam program pendidikan antikorupsi secara terstruktur dan berkelanjutan. Penelitian ini memadukan fungsi manajemen pendidikan dengan kearifan lokal Pancawaluya (cageur, bageur, bener, pinter, singer) dan Enam Sistem Nilai yang dikembangkan oleh Achmad Sanusi (2015) dalam satu kerangka strategis pendidikan antikorupsi. Strategi yang dirumuskan mengacu pada fungsi manajemen George R. Terry (POAC: Planning, Organizing, Actuating, Controlling) sebagai landasan pengelolaan program secara sistematis. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan merumuskan strategi manajemen sekolah dalam mengintegrasikan kearifan lokal Pancawaluya berbasis Enam Sistem Nilai ke dalam program pendidikan antikorupsi guna memperkuat karakter siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif- analitis. Lokasi penelitian di SDN 1 Linggarsari dan SDN 3 Plered Kabupaten Purwakarta. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen dilaksanakan melalui: (1) perencanaan berbasis visi-misi integritas dan pemetaan nilai ke dalam kurikulum; (2) pengorganisasian melalui pembentukan tim dan pembagian peran guru; (3) pelaksanaan melalui integrasi nilai dalam pembelajaran, budaya sekolah, serta pembiasaan perilaku; dan (4) pengendalian melalui monitoring dan evaluasi karakter siswa secara berkala. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan pemahaman guru, inkonsistensi pelaksanaan program, dan dukungan keluarga yang belum optimal. Upaya perbaikan dilakukan melalui penguatan kapasitas guru, penyusunan pedoman integrasi nilai, serta peningkatan kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan Pendidikan Antikorupsi berbasis fungsi manajemen sekolah, yang mengintegrasikan nilai-nilai Pancawaluya dan Enam Sistem Nilai, terbukti efektif dalam memperkuat karakter antikorupsi siswa apabila dirancang secara sistematis, dilaksanakan secara konsisten, serta dievaluasi secara berkelanjutan sebagai bagian dari budaya sekolah. Kata kunci: manajemen pendidikan, pendidikan antikorupsi, Pancawaluya, Enam Sistem Nilai, karakter siswa.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Pascasarjana > Administrasi Pendidikan (S2)
Depositing User: Muhammad Mirwan M
Date Deposited: 06 Aug 2026 04:45
Last Modified: 06 Aug 2026 04:45
URI: http://repository.uninus.ac.id/id/eprint/1131

Actions (login required)

View Item View Item