HENDRAYANA, ENDRI HENDRAYANA (2025) MANAJEMEN MODEL PEMBINAAN TERPADU (INTEGRATED COACHING MODEL) DALAM MENINGKATKAN KINERJA DOSEN PERGURUAN TINGGI SWASTA (Studi Kasus pada Universitas Komputer Indonesia dan Universitas Garut). S3 thesis, UNIVERSITAS ISLAM NUSANTARA.
|
Text
Abstrak_Disertasi _Endri Hendrayana.pdf Download (66kB) |
|
|
Text
BAB I_Disertasi _Endri Hendrayana.pdf Download (493kB) |
|
|
Text
BAB II_Disertasi _Endri Hendrayana.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB III_Disertasi _Endri Hendrayana.pdf Download (446kB) |
|
|
Text
BAB IV_Disertasi _Endri Hendrayana.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V_Disertasi _Endri Hendrayana.pdf Restricted to Registered users only Download (324kB) |
Abstract
Dasar dilakukannya penelitian, berkaitan dengan adanya fenomena yang terjadi saat ini, yakni belum optimalnya kinerja dosen dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, yang berimplikasi terhadap rendahnya pencapaian mutu Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tujuan umum penelitian, untuk memperoleh deskripsi yang jelas, merumuskan dan menganalisis tentang manajemen model pembinaan terpadu dalam meningkatkan kinerja dosen di Perguruan Tinggi Swasta (Unikom dan Uniga). Tujuan khusus penelitian, untuk mengetahui, mengkaji, dan menganalisis lebih dalam tentang perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengawasan, penghambatnya, upaya mengatasi hambatan dan solusi serta dan hasil kerja dosen setelah penerapan model pembinaan terpadu. Teori yang digunakan yaitu; teori manajemen dari Nickels, McHug and McHugh, teori model pembinaan terpadu dari Jonathan Passmore, dan teori kinerja dari Bernardin dan Russel. Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif, dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) perencanaan disusun dengan mengacu pada aturan dan kebijakan yang ada namun tidak spesifik, tahapan meliputi: menetapkan tujuan dan target, membuat strategi, mengakomodir sumber daya dan menetapkan indikator keberhasilan program. (2) pengorganisasian dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan program, baik dari aspek SDM maupun anggaran yang dikelola pihak program studi dan P3M/LPPM. (3) pengarahan meliputi: persiapan, pelaksanaan dan pemantauan hingga evaluasi yang memudahkan pengelola, coach, coachee dalam pelaksanaannya, serta menyepakati hasil yang dinginkan, diskusi dengan coach dan menyimpulkan tindakan yang harus dilakukan. (4) pengawasan berkelanjutan dilakukan tiap semester, evaluasi keberhasilan program dilakukan oleh direktorat Quality Assurance pasca dilaksanakan program, dan tindakan klarifikasi mengikuti pola bertingkat. (5) hambatan: keterbatasan waktu/jadwal padat, usia dosen sebagian sudah sepuh-sepuh, rendahnya semangat dan motivasi, faktor anggaran, dan kesulitan mengevaluasi produktivitas dosen. (6) upaya mengatasi hambatan: koordinasi dengan pihak akademik, efisiensi peserta (prioritas), screening dan menjalin komunikasi dengan dosen internal, mengeluarkan edaran/himbauan kepada pihak program studi, dan koordinasi berkala terhadap operator kampus. (7) hasil kerja dosen: mendapatkan dana hibah penelitian dan pengabdian, menjadi narasumber di forum nasional dan internasional, tertib pelaporan BKD/Sister, dan kolaborasi melaksanakan penelitian dan pengabdian. Simpulan bahwa manajemen model pembinaan terpadu dalam meningkatkan kinerja dosen Perguruan Tinggi Swasta telah sesuai dengan fungsi manajemen Nickels, McHugh and McHugh dan dilandasi oleh sistem nilai (Achmad Sanusi), sehingga telah menghasilkan dosen yang memiliki kinerja baik dan optimal di Unikom dan Uniga. Kata Kunci: Manajemen, Model Pembinaan Terpadu, Kinerja Dosen
| Item Type: | Thesis (S3) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > Ilmu Pendidikan (S3) |
| Depositing User: | Riki Ramdan S3 |
| Date Deposited: | 01 Aug 2026 02:39 |
| Last Modified: | 01 Aug 2026 02:39 |
| URI: | http://repository.uninus.ac.id/id/eprint/1075 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
